Friday, July 12, 2013

Hingga malam ini, ratusan anggota TNI siaga di LP Tanjung Gusta

Hingga malam ini, ratusan anggota TNI siaga di LP Tanjung Gusta 
Suasana Lapas Tanjung Gusta, Medan pascakerusuhan kemarin malam sudah kondusif. Meski begitu, hingga Jumat (12/7) malam, ratusan anggota TNI dari Kodam I Bukit Barisan masih disiagakan di lokasi.

Prajurit itu sudah bersiaga sejak tadi pagi. Mereka berjaga di sekeliling lapas. Seluruh akses keluar masuk menuju kompleks lapas dijaga ketat. Sebagian besar tahanan sudah berada di blok-blok sel, tidak berkumpul lagi di bangunan depan seperti kemarin malam dan tadi siang.

Sejumlah masyarakat terutama keluarga napi yang terus berdatangan diminta untuk tidak mendekat. Para prajurit sebagian membantu petugas lapas memperbaiki dan menutup sejumlah pintu bangunan yang jebol dengan seng dan papan.

Sebelumnya, puluhan napi berkumpul di depan pintu Lapas Medan minta penghapusan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

"Kami sangat keberatan pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 dan PP 28/2006 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan," kata salah seorang napi di depan pintu gerbang Lapas Medan.

Hingga Jumat siang, pihak kepolisian sudah menangkap 65 orang dari sekitar 200 napi yang kabur. Penangkapan dilakukan di Medan, Belawan dan Langkat. Kepolisian juga masih terus memburu ratusan napi yang melarikan diri itu.

Korban tewas dalam peristiwa itu sebanyak lima orang. Dua petugas Lapas Medan, yakni Kepala Seksi Registrasi Lapas Tanjung Gusta Medan Bona Situngkir dan salah seorang pegawai Lapas Tanjung Gusta Medan HN Naibaho.

Tiga orang korban tewas lainnya adalah napi di Lapas Tanjung Gusta Medan. Data diperoleh, jumlah napi yang menghuni Lapas Medan tercatat sebanyak 2.016 orang, dan daya tampung hanya sekitar 1.050 orang dan terjadi kelebihan kapasitas.

7 Keistimewaan Lailatul Qadar


Setiap muslim pasti menginginkan malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar. Malam ini hanya dijumpai setahun sekali. Orang yang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malam tersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang beribadah jarang-jarang.
Edisi kali ini kita akan melihat keistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1. Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an

Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2. Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan

Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3).
An Nakha’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Latha-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3. Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan

Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).
Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

4. Malaikat dan juga Ar Ruuh -yaitu malaikat Jibril- turun pada Lailatul Qadar

Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai pula dengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)
Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekali lagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir -yaitu majelis ilmu-. Dan malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)
Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dan dispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikat tersebut.

5. Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’

Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر
Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5)
yaitu malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6. Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan

Allah Ta’ala berfirman,
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).
Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhahhak dan ulama salaf lainnya.
Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57)- bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7. Dosa setiap orang yang menghidupkan malam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)
Ibnu Hajar Al Asqalani mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Fathul Bari, 4: 251)[1]
Ya Allah, mudahkanlah kami meraih keistimewaan Lailatul Qadar dengan bisa mengisi hari-hari terakhir kami di bulan Ramadhan dengan amalan shalih.
Aamin Yaa Mujibas Saa-ilin.

Monday, July 8, 2013

Pesona Keindahan Pulau Bali

Pulau Bali atau yang juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata ini sungguh luar biasa pesona keindahannya juga kekayaan budayanya yang masih sangat kental yang melekat pada penduduknya. Tidak heran kalau Pulau Bali sangat terkenal di dunia, dan banyak sekali wisatawan asing yang mengunjunginya. Hingga hampir setiap obyek wisata di Bali selalu dipenuhi oleh wisatawan asing. Banyak juga wisatawan lokal yang sangat tertarik dengan keindahan pulau Bali ini.
Berikut beberapa obyek wisata di Bali yang sangat menarik untuk dikunjungi :

Pantai Kuta Bali


p.kutasenja-di-pantai-kuta

Tempat pariwisata ini merupakan pusat Pariwisata Bali karena sekarang telah mampu menyediakan fasilitas lengkap sesuai kebutuhan para wisatawan seperti berbagai penginapan dan hotel, pusat-pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, kehidupan malam begitu semarak, sarana dan fasilitas olahraga seperti Bungy jumping, water boom dan lain sebagainya.
Daya tarik tempat ini yaitu pasir putihnya yang bersih, pemandangan indah dan juga sangat romantis untuk melihat matahari terbenam (sunset), juga ombak pantainya yang tinggi yang menjadi kesukaan para surfer.
Sehingga terasa tidak lengkap kalau mengunjungi Pulau Bali tanpa berkunjung ke Pantai kuta ini.

Tanah Lot

tanahlot-baliTempat wisata ini merupakan salah satu tempat paling menarik di pulau bali yang bisa dikunjungi. Tempat ini terletak di desa Beraban atau 13 km sebelah barat Tabanan. Keunikan tempat ini yaitu adanya pura yang berada di atas bukit batu besar pinggir laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.

Kintamani


danau-batur
kintamani
Wisata Kintamani di bali ini merupakan tempat wisata
 yang memiliki udara pegunungan yang sejuk dengan panorama gunung dan danau Batur yang indah. Pesona alamnya yang indah yaitu pemandangan Danau Batur yang merupakan danau terbesar di Bali dan Gunung Batur salah satu Gunung berapi yang masih aktif, yang berdiri di tengah-tengah kaldera membuat daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata paling favorit di Bali.

Bedugul

bedugulTempat ini merupakan kawasan wisata di pulau Bali yang berada di atas bukit dan terletak pada ketinggian kurang lebih 1249 m dari permukaan laut.
Daerah ini sangat sejuk,dengan temperatur rata-rata 18 derajat Celsius pada malam hari dan 24 derajat Celsius pada siang hari.
Daerah wisata ini menawarkan keindahan pemandangan pegunungan dan danau. Di tengah danau terdapat sebuah Pura yaitu Pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan.
Itulah beberapa tempat yang menurut saya sangat menarik untuk dikunjungi ketika berwisata ke pulau Bali.

Tuesday, January 10, 2012

Roro jonggrang

 

Listening to the splendor of the temple widely spread in Indonesia seemed to have magical powers to track a story, or stories behind the legendary saga. The story and the stories associated with a history of making the temple usually tertoreh the reliefs on the walls of the temple. As there is at Prambanan Temple. Historic buildings located in the Village Jogosetran Klaten district of Central Java Province, is a lot of storing a variety of legendary stories. One is the story of Roro Jonggrang dengaan youth who meet the strong and cruel, Bondowoso.
Once in the days of yore in Central Java, there are two neighboring kingdoms, the Kingdom and the Kingdom Pengging Baka. Pengging is a fertile and prosperous kingdom, led by a wise king named Maya Prabu Damar. Prabu Damar Maya has a son named Prince Bondowoso, a gallant knight and powerful. While the kingdom led by King Baka denawa (giant) a cruel cannibal named King Baka. In ruling his kingdom, King Baka assisted by a duke named duke of Gupala who also is the giant. However, despite coming from a race of giants, King Baka had a very beautiful daughter named Rara Jonggrang. King Baka eager to expand his empire and seize the kingdom Pengging.
After proper preparation, Prabu Baka along with his hosts stormed the royal Pengging. Heavy fighting erupted between troops in the royal kingdom Pengging Baka and Pengging royal army. Many casualties from both sides. With supernatural powers Bondowoso, kerjajaan Baka pursue dikalahkan.Pangeran Bondowoso Patih Gupolo Baka to return to the kingdom. When the duke arrived at the palace Gupolo Baka, he immediately reported the news of the death of King Baka to Princess Rara Jongrang. Hearing this sad news of the princess grieve and mourn the death of his father.
Remove the kingdom fell into the hands of Baka Pengging army, Prince Bondowoso burst into the palace (palace) Baka. When I first saw Princess Rara Jonggrang, Bondowoso instantly enamored, enchanted beauty princess incredible. It was also in love Bondowoso Jonggrang Rara and apply to become his wife. However, the princess rejected the proposal, of course, because he refuses to marry his father's murderer and colonial country. Bondowoso continue to persuade and force that the princess was willing dipersunting.
Finally Rara Jonggrang willing Bondowoso married, but before he filed two conditions were impossible to be granted. The first condition was that he called the request made wells wells Jalatunda, the second requirement is to ask the princess Bondowoso to build a thousand temples for him. Although the conditions were very heavy and impossible to be filled, Bondowoso menyanggupinya.
Soon the prince with his power Jalatunda successfully completed wells. Once the well is completed, the Prince proudly shows his handiwork. Princess Rara Jonggrang trying to deceive the prince to persuade him to go down into the well and examine it. Setelang Bondowoso into the wells, the princess ordered the duke of Gupolo to seal the well with stones and hoard, buried alive Bondowoso. However, Bondowoso a mighty powerful magic and managed to get out by breaking the rock pile. The prince was devised as a result of anger burned the princess, but thanks to the beauty and persuasion rayunya, the daughter of the prince managed to quell anger.
To realize the second condition, the prince meditating and summon spirits, jinns, demons, and dedemit of the earth. With the help of spirits is the prince successfully completed the 999 shrines. When Rara Jonggrang 


heard that a thousand temple was almost finished, the princess tried to thwart Bondowoso task. He woke a lady's maid palace and village women to begin to pound rice. He then ordered the burning of straw on the east side. Figuring that morning has arrived and soon the sun will rise, the spirits running scared hiding back into the earth. As a result only 999 temples were built and Bondowoso has failed to meet the proposed requirements Jonggrang Rara. When it learned that it is the result of fraud and deception Jonggrang Rara, Bondowoso is furious and cursed Rara Jonggrang into stone. Then the princess turned into a beautiful statue to fulfill the last temple.
According to this story Ratu Baka palace site in the near Prambanan is the palace of King Baka, while 999 completed the temple is not now known as Sewu, and statues of Durga in the north of the main temple at Prambanan is the embodiment of the princess who was cursed to stone and remain remembered as Lara Jonggrang which means "a slim girl"